:: Selamat membaca | Semoga bermanfaat | FOLLOW ME @Insenia-id.blogspot.com ::

Thursday, May 22, 2014

Pemimpin-Pemimpin Dunia yang Dicintai Rakyatnya

"Meninggalnya pemimpin murah senyum yang suka memakai batik ini mengundang simpati dari seluruh dunia"
Hai guys! Menjadi pemimpin bukanlah sebuah perkara yang gampang, apalagi menjadi pemimpin sebuah negara. Mengatasi berbagai masalah negeri yang kompleks dan mengatur kebijakan-kebijakan yang berguna untuk kepentingan masyarakat sudah menjadi tugas utama seorang pemimpin. Seorang pemimpin tak selalu disukai oleh rakyatnya, ada juga yang dicibir, dicaci, itu sudah merupakan resiko, karena tidak semua orang itu sependapat.

Dari semua tokoh-tokoh pemimpin dunia, ada segelintir pemimpin yang disukai dan menjadi idola bagi rakyatnya. Pemimpin yang dirasa bisa mengayomi rakyatnya, membela kepentingan rakyatnya, bukan kepentingan pribadi atau golongan. Pemimpin sejati yang mampu meneduhkan hati rakyatnya, menciptakan kedamaian dan tetap berjuang meski ia tahu ada orang-orang yang berusaha menjegalnya.

Berikut ini pemimpin-pemimpin dunia yang dicintai oleh rakyatnya.

1. Nelson Mandela


Dari Afrika Selatan kita berjumpa dengan sang pemimpin fenomenal, Nelson Mandela. Bernama lengkap Nelson Rolihlahla Mandela, lahir di Mvezo, Afrika Selatan, 18 Juli 1918 dan meninggal di Johannesburg, Afrika Selatan belum lama ini, 5 Desember 2013 pada umur 95 tahun. Mandela adalah seorang revolusioner anti-apartheid dan politisi Afrika Selatan yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999. Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras.

Pemerintahannya berfokus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan, dan mendorong rekonsiliasi rasial. Atas pengaruh tersebut Mandela sangat disegani bukan hanya di dalam negeri namun hingga dunia internasional. Selaku nasionalis Afrika dan sosialis demokratik, ia menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) pada 1991 sampai 1997. Selain itu, Mandela pernah menjadi Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok pada 1998 sampai 1999. Meninggalnya pemimpin murah senyum yang suka memakai batik ini mengundang simpati dari seluruh dunia.

2. Hugo Chavez


Beralih ke Venezuela, kita bertemu dengan Hugo Chavez. Bernama lengkap Hugo Rafael Chávez Frías merupakan Presiden Venezuela mulai tahun 1999 hingga ia meninggal dunia pada tahun 2013. Sebelumnya ia merupakan ketua partai politik Gerakan Republik Kelima sejak didirikan tahun 1997 sampai 2007. Partai tersebut bergabung dengan beberapa partai lain dan membentuk Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) yang ia pimpin sampai ia meninggal dunia.

Karena memiliki paham politik Bolivarianisme dan "sosialisme abad ke-21", ia fokus menerapkan reformasi sosialis di negara ini sebagai bagian dari proyek sosial bernama Revolusi Bolivarian. Sepanjang masa kepemimpinannya, ia telah menerapkan konstitusi baru, mendirikan dewan demokrasi partisipasi, menasionalisasi sejumlah industri penting, meningkatkan anggaran kesehatan dan pendidikan, dan mengurangi tingkat kemiskinan secara besar-besaran.

3. Kim Jong-Il


Banyak orang yang menganggap Kim Jong-Il sebagai pemimpin diktator yang aneh, kendati demikian ia tetap menjadi salah satu pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya. Bahkan dianggap manusia setengah dewa oleh rakyat Korea Utara. Menurut versi resmi biografinya, Kim Jong-Il lahir pada tanggal 16 Februari 1942 dan meninggal 17 Desember 2011 pada umur 69 tahun. Kim Jong-Il telah menjabat sebagai pemimpin Korea Utara sejak 1994. Ia menggantikan ayahnya, Kim Il-sung, yang telah memimpin Korut sejak 1948. Kim Jong-il diangkat menggunakan sistem di mana dialah satu-satunya calon pemimpin. Kim yang mendapat julukan Dear Leader juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pertahanan Nasional dan Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea. Ulang tahunnya dirayakan sebagai salah satu hari libur di Korut

Pada tanggal 19 Desember 2011, kantor berita Reuters memberitakan bahwa Kim Jong-il meninggal dunia pada hari Sabtu, 17 Desember 2011 dalam sebuah perjalanan dengan kereta api. Diumumkan bahwa pemimpin berusia 69 tahun itu meninggal karena kelelahan fisik dan mental setelah bekerja terlalu keras untuk memberi "bimbingan di lapangan". Ia dimakamkan di Istana Pemakaman Kumsusan, Pyongyang.

4. Ir. Soekarno


Dari dalam negeri kita punya Ir. Soekarno. Mempunyai nama lahir Koesno Sosrodihardjo, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun.. adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

Pengaruh Soekarno sangat kuat, bahkan hingga ke berbagai penjuru dunia. Di Indonesia sendiri semangat Soekarno masih bisa dirasakan, orang Indonesia masih menganggap bahwa Soekarno adalah presiden terbaik yang pernah memimpin negeri ini.

5. Mahmud Ahmadinejad


Satu-satunya pemimpin yang masih hidup dari daftar ini. Mahmud Ahmadinejad lahir di Aradan, Iran, 28 Oktober 1956, merupakan Presiden Iran yang keenam dan memperoleh 61.91% suara pemilih pada pilpres Iran tanggal 24 Juni 2005. Jabatan kepresidenannya dimulai pada 3 Agustus 2005. Ia pernah menjabat wali kota Teheran dari 3 Mei 2003 hingga 28 Juni 2005 waktu ia terpilih sebagai presiden. Ia dikenal secara luas sebagai seorang tokoh konservatif yang sangat loyal terhadap nilai-nilai Revolusi Islam Iran.

Ahmadinejad terkenal sebagai pemimpin yang tegas, terutama saat ia menyatakan perlawanan terhadap Amerika dan Israel. Pemerintah Iran menegaskan bahwa pengembangan teknologi nuklir merupakan hak yang tidak bisa disangkal meskipun Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut Iran untuk menghentikan program pengayaan uranium. Ahmadinejad mendapat kritikan dari kalangan konservatif maupun reformis mengenai kebijakan ekonominya dan cara dia menangani isu nuklir Iran.

insenia-id.blogspot.com

Reactions:

0 comments:

Post a Comment